Metaruang | Selingkuh Itu Horor
Bergerak, mengakar, kritis.
Media Alternatif, Literasi, Sastra, Musik, Budaya, Filsafat, Politik, Bandung,
21
post-template-default,single,single-post,postid-21,single-format-standard,ajax_updown_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode-theme-ver-10.1.2,wpb-js-composer js-comp-ver-5.2.1,vc_responsive

Selingkuh Itu Horor

 

Judul: Possession (1981)
Sutradara: Andrzej Żuławski

 

Mencengangkan dan mengherankan, itulah dua kata yang keluar setelah selesai menonton film Possession karya Andrej Zulawski, seorang sutradara dan penulis kelahiran  Lwów, Ukraina, yang telah dikenal dengan film-filmnya yang experimental. Film yang berdurasi dua jam penuh ini diliputi dengan nuansa horor, aneh sekaligus menakjubkan.

Possession berceritatentang sepasang suami istri (Ana dan Mark) yang diambang perceraian. Retaknya hubungan kedua pasangan itu, berawal dari suatu peristiwa yang sangat mengerikan. Memang masalah perceraian ini sangat klise, terutama dalam sebuah film. Namun, dalam film Possesion ini menyajikan sudut pandang yang sangat menarik dengan kompleksitas psikologis manusia. Setting Jerman Timur yang pada saat itu masih diliputi dengan kengerian dan penindasan cukup memberikan efek dramatis.

Tokoh Ana yang diperankan oleh Isabelle Adjani, seorang aktris Perancis kawakan yang pada saat itu sedang matang-matangnya dalam berakting. Sedangkan Mark diperankan oleh Sam Neill muda yang juga tak kalah menawan. Mendapatkan dua penghargaan best actress dalam kancah Festival Film Cannes 1981 dan Cesar Awards 1982, berkat film ini. Mark berperan menjadi seorang agen yang baru saja kembali dari tugasnya. Namun, kedatangan Mark tidak disambut dengan baik oleh istrinya, Ana. Mark pun merasa ada sesuatu yang berbeda dari Ana. Terutama dengan perilakuAna yang berubah-berubah, yang terkadang bahagia, masygul, bahkan depresi dan bengis.

Mark berusaha mencari penyebab dari segala perilaku aneh Ana. Ia pun mulai mencium aroma perselingkuhan istrinya. Kemudian, setelah berulangkali ia menanyakan nasib perkawinannya kepada Ana, akhirnya ia mendapatkan jawabannya. Berdasarkan informasi yang ia dapat, Ana menjalin hubungan gelap dengan seorang pria bernama Heinrich; pria flamboyan sekaligus metroseksual yang terlihat sedikit gay.

Mark mendatangi Henirich untuk membicarakan perihal istrinya. Tetapi, apa yang ia dapat dari Heinrich ternyata mengecewakan. Heinrich mengelak berselingkuh dengan Ana. Hal ini membuat Mark kehabisan akal. Sementara Ana semakin bertindak aneh; dengan mengambil pisau elektrik yang berada di dapur dan menyayat lehernya.

Scene-sceneselanjutnya pun dipenuhi adegan yang membuat penonton tercengang. Misalnya, keberadaan alien yang selama ini Ana sembunyikan. Alien? Ya, alien dengan tentakel berlendir seperti dalam film-film hentai. Plot dari film ini pun baru akan benar-benar kita pahami setelah menit 60’an film itu berlangsung. Dimana dari awal penonton akan mengira bahwa film ini adalah film yang bercerita tentang perceraian yang sangat biasa, sampai akhirnya harus hancur oleh kenyataan yang diberikan oleh Zulawski. Film ini memang termasuk film-film cult, dengan ide dan sinematografi yang otentik pada jamannya. Film ini sangat recommended bagi penikmat film thrillersemi sci-fi yang selalu dahaga akan suspense dan adegan-adegan menyebalkan. Selamat menonton!

 

Muhammad Azka Muharram

Muhammad Azka Muharram, 21 tahun, mahasiswa sastra inggris UPI. Music, art and culture enthusiast.

No Comments

Post A Comment